Lembaga United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO) merilis hasil survei minat baca di 61 negara. Beberapa sumber menunjukan hasil statistika minat baca masyarakat Indonesia berada pada posisi terendah kedua dari 61 negara yang telah di survei.

Mengetahui hasil survei tersebut, sejumlah pihak terus melakukan berbagai cara modifikasi dalam rangka meningkatkan minat baca. Salah satu cara tersebut dengan tersedianya berbagai sumber bacaan dengan basis online atau yang sering dikenal dengan e-book. Selain penggunaan e-book, kini pemerintah juga telah menyediakan beberapa perpustakaan berjalan.

Budaya literasi berupa baca dan tulis dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Beberapa syarat yang ditunjukkan untuk menjadikan suatu negara majuĀ  dengan adanya pendapatan perkapita tinggi, angka harapan hidup tinggi, tingkat pertumbuhan penduduk rendah, angka kematian bayi rendah, teknologi maju, mata pencaharian berdominasi pada bidang industri, dan yang terakhir rendahnya jumlah penduduk miskin. Syarat-syarat yang tertera tersebut bisa didapatkan dengan peningkatan budaya literasi.

Budaya literasi dalam artian secara harfiah adalah membiasakan perbuatan baik berupa baca dan tulis. Walaupun pada dasarnya literasi juga memiliki perluasan makna yang bergtu luas, serta memiliki tingkatan tersendiri.

Dari membiasakan membaca dan menulis inilah pengetahuan mudah didapat. Dikatakan budaya literasi dapat menunjang perekonomian karena semakin banyak jumlah buku baik secara online maupun offline maka semakin banyak pula pengetahuan yang didapatkan. Melalui budaya literasi juga menambah angak melek yang berarti akan merujuk pada syarat sebuah negara maju. Budaya literasi dapat mengubah pola pikir masyarakat terutama masyarakat perdesaan dan pedalaman, dengan adanya perubahan pola pikir seperti contohya mengetahui bahaya pernikahan usia dini yang berarti dapat meningkatkan angka kematian bayi dan ibu dalam usia produktif. Dengan adanya kesadaran pola pikir tersebut secara otomatis telah mengurangi angka pertumbuhan penduduk alami.

Apalagi dengan membudayakan membaca dan menulis mampu memajukan suatu teknologi, yang berarti jika teknologi berkembang maka akan semakin banyak masyarakat dengan matapencarian dibidang industri, bahan-bahan mentah yang dihasilkan oleh pertanian dapat dikelola dengan adanya kemajuan teknologi. Semakin banyak industri memproduksi barang jadi maka semakin banyak pula pengusaha sehingga mampu menaikkan pendapatan perkapita masyarakat.

Dengan membudayakan budaya literasi, sebagai seorang mahasiswa menjadikan suatu kewajiban guna penunjang pengetahuan apalagi dalam menghadapi era global yang semakin memanas. Selain itu dengan adanya peningkatan gemar membaca dan menulis yang berarti kembali pada pemberdayaan budaya literasi apalagi budaya literasi digunakan dalam peningkatan ilmu pengetahuan dibidang ekonomi, akan semakin menambah wawasan bagi kita, serta mampu menjadikan kita selalu up to date terutama pada isu-isu ekomoni yang berkembang sekarang. (atk)

*gambar featured : google

stie-sbi