Zam-Diparafrasekan dari buku Economics for Dummies karya Peter Antonioni dan Sean Masaki Flynn, dengan penyesuaian seperlunya.
03 May 2017

Tujuan Mempelajari Ilmu Ekonomi yang Jarang Anda Ketahui

Tujuan Mempelajari Ilmu Ekonomi —  Menurut KBBI, ekonomi adalah:

  1. ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (seperti hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan);
  2. pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dan sebagainya yang berharga;
  3. tata kehidupan perekonomian (suatu negara);
  4. urusan keuangan rumah tangga (organisasi, negara);

Keempat definisi tersebut berkaitan bukan hanya dengan keuangan, tetapi juga dalam kehidupan secara umum (perhatikan definisi ke-2, tentang pemanfaatan uang, tenaga, waktu, dan sebagainya yang berharga, yang mana dapat dilihat dalam seluruh elemen kehidupan).

Karena itu, salah satu tujuan mempelajari ilmu ekonomi adalah untuk mengetahui bagaimana cara kerja masyarakat maupun dunia. Ilmu ekonomi berada pada jantung dari semua pengambilan keputusan.

Dengan keluasan jangkauan kajiannya, ekonomi dapat melihat bagaimana individu, perusahaan, pemerintah, dan elemen lain seperti organisasi nonprofit dalam mengambil keputusan menggunakan sumber daya yang terbatas.

Selain itu, ilmu ekonomi memberikan kerangka konseptual tentang bagaimana menciptakan solusi dunia yang lebih baik kepada orang yang mempelajarinya.

Perlu diingat bahwa hampir semua permasalahan sosial yang paling kritis di dunia seperti pengangguran, inflasi, kemiskinan, polusi, kesetaraan hak manusia, biaya pelayanan kesehatan dan lain-lain, merupakan permasalahan ekonomi.

Demi memberikan solusi yang efektif terhadap permasalahan-permasalahan tersebut, seseorang harus memiliki pemahaman yang tinggi akan faktor inti yang mendasarinya. Untuk mencapai pemahaman itu, diperlukan adanya pelatihan di bidang ilmu ekonomi, secara spesifik mikroekonomi dan makroekonomi.

Mikroekonomi berperan dengan menyediakan perangkat bagi ekonom untuk menganalisa pertukaran yang dilakukan individu, badan usaha, maupun pemerintahan dalam memanfaatkan sumber daya yang terbatas, dengan mempertimbangkan konteks sosialnya demi mewujudkan kesejahteraan.

Makroekonomi lebh mengeksplorasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi, serta penyebab resesi dan inflasi. Makroekonomi juga berperan menganalisa kebijakan moneter, performa pasar keuangan, maupun efeknya terhadap dunia internasional.

Melalui dua jalur ekonomi mikro dan makro ini, ekonom dapat menjelajahi beragam faktor yang akhirnya akan berdampak kepada kesejahteraan maupun kemiskinan secara luas. Pemahaman terhadap operasi ekonomi ini membutuhkan teknik pemecahan masalah yang logis dan linear.

Tentu, kemampuan pemecahan masalah yang didapat dari mempelajari ilmu ekonomi penerapannya tidak terbatas dalam bidang keuangan saja. Kemampuan berpikir ini dapat diterapkan dalam bidang-bidang lain yang saling berkaitan.

            Kemampuan berpikir

Kerangka berpikir yang diajarkan dalam ilmu ekonomi juga mampu memperbaiki kapasitas kita dalam mengambil keputusan. Pengambilan keputusan manusia kebanyakan diwarnai irasionalitas yang dipengaruhi oleh keadaan emosional maupun lingkungan di sekitarnya.

Ilmu ekonomi digunakan untuk memastikan keputusann yang diambil merupakan yang paling rasional dengan mempertimbangkan sumber daya yang tersedia dan waktu yang terbatas, serta kemampuan untuk mengolahnya. Kemampuan pengambilan keputusan ini adalah salah satu dasar yang kuat dalam memberikan solusi permasalahan dunia.

Sebagai contoh, salah satu cabang ilmu ekonomi adalah ekonometrika. Ilmu ini mempelajari metode kuantitatif utama yang digunakan dalam studi-studi ekonomi.

Menggunakan ilmu ini, pembelajarnya dapat memahami statistik yang sering digunakan sebagai data baik dalam penentuan kebijakan maupun sebagai argumen dalam promosi produk.

Pola berpikir statistik ini memungkinkan kita untuk menjadi konsumen yang kritis, yang mampu memahami apakah bukti berupa data yang diberikan sudah mampu memprediksi keadaan ekonomi yang akan berlaku selanjutnya, ataukah hanya akan terdengar bagus tanpa pengaruh yang signifikan.

Kemampuan ekonomi untuk memberikan pemahaman akan semua permasalahan sosial dari berbagai elemen ini menjadikannya sebagai salah satu ilmu yang paling dibutuhkan di dunia saat ini. Karena kebutuhan yang tinggi, ilmu ekonomi juga menyediakan karir yang beragam bagi pembelajarnya.

Kerangka berpikir yang diajarkan dalam ilmu ekonomi mencakup kemampuan berpikir kritis dan analitis yang bisa dipraktekkan dalam berbagai hal. Sebagai contoh, dengan kemampuan analisis ekonomi, kita bisa memahami perdebatan dalam pembuatan kebijakan pemerintah saat ini, termasuk mempengaruhi hasil apa yang akan diambil.

Menggunakan kemampuan ini, mahasiswa yang mempelajari ilmu ekonomi juga dapat berperan sebagai forecaster ekonomi, atau memprediksi keadaan dan event ekonomi di masa mendatang. Memprediksi keadaan ekonomi ini tidak hanya dengan bekal keberuntungan. Pemahaman akan statistik juga dibutuhkan dalam prosesnya.

Karir

Gelar yang diambil dari pendidikan ilmu ekonomi dapat mempersiapkan mahasiswanya bukan hanya dalam sektor finansial, bisnis, dan perbankan, tetapi juga dalam konteks yang lebih luas seperti pemerintahan, perencanaan pembangunan, analisis kebijakan, hingga sektor non-profit. Hal ini menunjukkan betapa luasnya jangkauan ilmu ekonomi dalam dunia yang bergelut di pengambilan keputusan saat ini.

Dengan demikian, prospek karir mahasiswa yang mempelajari ilmu ekonomi juga jauh lebih besar. Sejumlah studi menunjukkan bahwa lulusan ilmu ekonomi dapat mendapat kerja dalam jangka waktu dibawah 6 bulan setelah kelulusan. Gaji awal dari lulusan ekonomi yang bergelut sebagai profesional juga salah satu yang terbesar, bersama-sama dengan lulusan ilmu kedokteran dan teknik.

Dengan course kuliah yang fleksibel, mahasiswa ilmu ekonomi juga dapat menggabungkan maupun melanjutkan kuliah dengan berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Fleksibilitas ini dapat meningkatkan ketajaman dan keluasan perspektif lulusan ilmu ekonomi.

Selain itu, dengan fokus ilmu ekonomi yang tidak hanya teoritis tetapi juga praktikal, mahasiswa yang mempelajari ilmu ekonomi dapat mulai berwirausaha dan membuka lapangan kerja baru dengan berbekal pemahaman dan kemampuan berpikir yang dipelajarinya.

Demikian adalah sejumlah alasan mengapa mempelajari ilmu ekonomi sangat penting. Keluasan dan praktikalitas ilmu ekonomi menjadikannya ilmu yang mampu menjawab berbagai permasalahan di dunia, dan karena itu, dibutuhkan di segala tempat mulai dari badan usaha hingga pemerintahan.

 

Diparafrasekan dari buku Economics for Dummies karya Peter Antonioni dan Sean Masaki Flynn, dengan penyesuaian seperlunya.

 

stie-sbi